Tausiyah MUI Menyambut Idul Fitri 1437 H

362
Pertama, MUI mengajak umat Islam untuk menyempurnakan puasa dengan mengeluakan zakat fitrah, zakat harta, infak dan shadaqah yang pelaksanaannya hendaknya dilakukan dan direncanakan secara baik dan benar tanpa menimbulkan dampak negatif.
 
Kedua, MUI mengimbau umat Islam agar setelah berpuasa Ramadhan selama sebulan penuh supaya lebih meningkatkan lagi kepatuhannya terhadap ajaran Islam dan kepeduliannya terhadap sesama terutama kaum dhuafa, fakir miskin dan anak yatim piatu.
Ketiga, MUI mengharapkan agar pemerintah khususnya Kepolisian dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat Islam dalam merayakan Idul Fitri, baik pada saat perjalanan pergi dan pulang mudik, malam takbiran maupun pelaksanaan shalat Idul Fitri baik yang di lapangan, masjid, surau maupun tempat lainnya.
Keempat, MUI mengimbau para khatib Shalat Idul Fitri untuk menyampaikan pesan peningkatan keimanan dan ketakwaan, menebarkan salam perdamaian, mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap narkoba, miras dan segala perbeuatan munkarat lainnya yang dapat merusak akhlak dan moral anak bangsa.
Kelima, MUI mengajak dan menimbau umat Islam agar memperbanyak silaturahim dan merajut ukhuwah untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama warga bangsa.
Demikian Tausiyah MUI pusat menjelang Idul Fitri 1437 H yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin dalam konferensi pers di Kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat siang (01/07/2016).
“Satu lagi yang penting, menyambut lebaran jangan berlebihan, israf. Menghabiskan seluruh uang untuk belanja. “Tarawehnya” di Mall, menghambur-hamburkan uang,” tambah Kyai Ma’ruf sebagaimana dikutip SI Online***
tausiyah-idul_fitri_mui