Roinul Balad : Syiah Mengancam Keutuhan Negara, Aparat Harusnya Bertindak Tegas

714

dekalarasi anasSekretaris Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia  (Dewan Da’wah) Jawa Barat, Ustadz M Roinul Balad mengungkapkan gerakan Syiah terbukti membahayakan tatanan sosial umat Islam di Indonesia.

“Keberadaan Syiah di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat merupakan ancaman nyata,” kata Ustadz Roin di Masjid al Fathu, Kabupaten Bandung, Ahad (25/1/2015)  dalam Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Kabupaten Bandung, .

Ustadz Roin menjelaskan ada tiga poin alasan kenapa Syiah dianggap sebagai ancaman, “Pertama, Syiah sebagai ancaman bagi akidah umat Islam. Syiah bukan Islam, segala upaya yang mereka lakukan itu supaya ingin diakui sebagai agama Syiah,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.

“Poin kedua, dengan semakin menyebarnya ajaran Syiah di masyarakat akan semakin bertebarannya perzinahan, karena Syiah menghalalkan bahkan menganjurkan mut’ah (kawin kontrak), sehingga dengan kata lain mereka telah merendahkan kaum wanita, wanita diperjual-belikan. Tentu perzinahan akan semakin marak jika ajaran Syiah dibiarkan begitu saja. Hal ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam,” tegas Roin.

Masih menurutnya, dalam Syiah terdapat Marza Takridi, ini merupakan poin ketiga, “Maksudnya adalah dipilih orang untuk belajar di Iran selama 25 tahun, kemudian mereka dikembalikan ke wilayahnya masing-masing untuk wilayatul faqih. Yaitu yang mengemban misi menyebarkan ajaran syiah (syiahisasi) ke seluruh wilayah. Diketahui sudah ada tiga orang di Indonesia yang telah mengikuti proses Marza Takridi ini,”

“Syiah ini tidak bisa dilawan dengan ceramah saja atau oleh masyarakat sipil seperti kita,” kata Roin. Menurutnya, membendung gerakan syiah harus juga dilakukan oleh negara, karena gerakan syiah dianggap mengancam keutuhan negara.

“Harus dilawan oleh aparat negara seperti Polisi dan TNI yang jelas memiliki kewenangan untuk menjaga kesatuan Republik Indonesia dari segala bentuk penyimpangan apapun termasuk ajaran sesat syiah,” ungkapnya.

Ustadz Roin pun mengajak masyarakat agar waspada terhadap gerakan syiah, yang MUI sendiri telah menyebarkan buku agar mewaspadai gerakan ini.

“Beritahu semua keluarga dan saudara tentang sesatnya ajaran syiah, kemudian buatlah list bila ada orang-orang sekitar kita yang mulai mendukung bahkan termasuk syiah sebaiknya laporkan ke ulama, atau pengurus ANNAS untuk diajak berdiskusi bila perlu datang ke MUI untuk mengembalikannya ke akidah yang benar,” pungkas Roin

 *** AM/Alhikmah