Ramadhan ini, Dewan Dakwah Tugaskan 74 Da’i Muda ke Pedalaman Nusantara

153

Pada Ramadhan 1438 H ini, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia kembali memberangkatkan  Da’i ke berbagai daerah pedalaman di Indonesia.

Para Da’i tersebut merupakan mahasiswa semester VI STID Mohammad Natsir serta sebagian perwakilan mahasiswa Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Lampung, Sambas serta Kupang.

Rombongan para da’i muda yang tergabung dalam Kafilah Dakwah ini dilepas secara simbolis oleh wakil ketua umum Dewan Dakwah, Ust. Amlir Syaifa, MA di masjid Al Furqan, Jakarta (Senin, 22/05/2017)

Dalam sambutannya Ustadz Amlir berpesan bahwa Da’i harus dapat membaur ke masyarakat. Ini dilakukan agar Dakwah lebih mudah diterima oleh masyarakat. Perlu ada pendekatan khusus kepada tokoh-tokoh yang berpengaruh, donatur dan aparat setempat sehingga dapat menyokong Dakwah. Karena tidak mungkin Da’i berjalan sendiri tanpa ada bantuan orang lain. Oleh karena itu, alhamdulillah Dewan Dakwah juga telah memiliki perwakilan wilayah di 32 provinsi di Indonesia. Dewan Dakwah Daerah inilah yang diharapkan dapat membantu dan membersamai para Da’i kita di lapangan.

Wakil Ketua Umum Dewan Dakwah, Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Dr Mohammad Noer, MA menjelaskan bahwa program Kafilah Dakwah merupakan program tahunan di bawah koordinasi Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Pembinaan. Program ini diwajibkan bagi mahasiswa Semester VI yang berlangsung selama satu hingga dua bulan.

Mereka ditugaskan untuk mendampingi masyarakat untuk memakmurkan bulan Ramadhan  dengan berbagai kegiatan keagamaan.

Daerah yang terpilih adalah  daerah pedalaman dan perbatasan yang rawan akan kristenisasi, pemurtadan dan aliran-aliran sesat. Sedangkan untuk tahun ini para Da’i akan diberangkatkan ke sejumlah tempat di antaranya pulau Alor dan Adonara di NTT, Pulau Terong dan Lingga di Kepulauan Riau, Kepulauan Mentawai Sumatra Barat, Pulau Meranti di Riau, dan Pulau Tobelo di Maluku Utara. ***

pelepasan dai

Sumber : Akhbar DD / Ed. Amso / foto FB DD