LAZIS Dewan Dakwah kembali ditetapkan sebagai LAZ Nasional

621

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (LAZIS Dewan Dakwah) kembali diberi kepercayaan oleh Pemerintah RI sebagai salah satu Lembaga Amil Zakat (LAZ) Skala Nasional.

Serah terima Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 712 tahun 2016 tentang pemberian izin Lembaga Amil Zakat Skal Nasional bagi Lazis Dewan Dakwah dilakukan di Gedung Menara Da’wah, Jl. Kramat Raya 45 Jakarta Pusat (4/1/2017) kemarin.

Penyerahan KMA oleh Dr. Junaedi Malkan, MA perwakilan dari Kemenag disambut ketua umum Dewan Dakwah Drs. Mohammad Siddik, MA didampingi Dirut Lazis Dewan Dakwah H. Ade Salamun.

Selain itu pada kesempata tersebut dilaksanakan pula Sosialisasi PMA no. 5 tahun 2016 tentang tatacara pengenaan sanksi dalam pengelolaan zakat.

LAZIS Dewan Da’wah adalah Lembaga Amil Zakat Nasional yang didirikan oleh organisasi kemasyarakatan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia untuk menghimpun dana zakat, infak, sedekah masyarakat (pribadi maupun lembaga) guna mendukung pembiayaan program-program Dewan Da’wah.

Periode pertama (2002-2009) lembaga ini dipimpin oleh Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Da’wah Drs Mohammad Siddik MA yang juga Vice President RISEAP dan Mantan Direktur IDB.

Dengan mengusung visi mendukung  kemandirian dakwah dalam rangka syiar Islam dan pengembangan ummat. LAZIS Dewan Dakwah memiliki legal formal sebagai LAZ Nasional dengan SK Menteri Agama RI No. 407/17 September  2002. Kemudian sesuai dengan perundang-undangan yang baru di perbaharui dengan KMA Nomor 712 tahun 2016.

Selain aktif sebagai anggota Forum Zakat Nasional (FOZ), Lazis Dewan Dakwah juga menjadi anggota The Union of NGO’s of  the Islamic World (UNIW) dengan Surat Sekretaris Jenderal UNIW No. 126  tahun 2009/1430 H*** AM

Foto : FB Dewan Dakwah

lazis ddii