Fokus Grup Diskusi Keumatan FSOI Jawa Barat

487

20150129_143804Forum Silaturahim Ormas Islam (FSOI) Jawa Barat pada Kamis, 29 Januari 2015 mengadakan acara Fokus Grup Diskusi Keummatan, bertempat di ruang multimedia PUSDAI, Jl. Diponegoro Bandung. Tema yang diangkat dalam diskusi adalah “Penguatan Peran Ormas Islam dalam mewujudkan iklim keberagamaan di Jawa Barat”

Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua DPRD Jawa Barat H. Haris Yuliana dan Asda 3 Pemda Jawa Barat.
Sekretaris FSOI Jabar, H. Rafani Ahyar dalam sambutannya menyampaikan, panitia sengaja mengundang kedua narasumber tersebut terkait topik pembahasan dalam diskusi yang difokuskan pada masalah program Hibah/Bansos kepada ormas Islam yang banyak diberitakan media akan dicoret oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Disamping akan membicarakan berbagai persoalan keummatan lainnya seperti RUU Perlindungan Umat Beragama, dll.
Ketua FSOI H. Iding Bahrudin berharap kegiatan ini akan menjadi agenda rutin FSOI. Sebanyak 13 Ormas Islam hadir dalam acara ini, diantaranya, MUI, Muhammadiyah, Persis, Dewan Da’wah, PUI, MA, dll.

Program Hibah Ormas Tidak Dihapus
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Haris Yuliana menjelaskan bahwa program Hibah/Bansos untuk Ormas Islam di Jawa Barat masih tetap ada seperti tahun-tahun sebelumnya. Pernyataan ini juga ditegaskan kembali oleh Asda 3 Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal ini tentu saja kabar gembira bagi ormas-ormas Islam yang sebelumnya sempat khawatir dengan tersebarnya berita di media massa terkait dihapusnya program bantuan untuk operasional MUI serta ormas-ormas Islam di Provinsi Jawa Barat oleh Mendagri.
Sekretaris FSOI yang juga Sekum MUI Jawa Barat, H. Rafani Achyar merasa senang mendengar penjelasan tersebut. Sebab, kata Rafani, selama ini MUI maupun ormas-ormas Islam masih sangat tergantung kepada bantuan Pemerintah dalam pendanaan operasional organisasinya.*** Amri/BD