Dewan Dakwah Lepas Da’i Ramadhan 1436 H

772

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan tahun 2015 (1436 H) ini Dewan Dakwah kembali mengirimkan da’i ke pedalaman. Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Ustadz Syuhada Bahri mengungkapkan, sebanyak 90 da’i ditugaskan untuk mendampingi masyarakat guna memakmurkan Ramadhan 1436 H.

Para da’i muda tersebut merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir Jakarta dan Surabaya, serta Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Lampung. Keduanya merupakan lembaga pendidikan kader dakwah yang dikelola Dewan Dakwah.

Ketua Bidang Pendidikan Dewan Dakwah, Dr Muhammad Noer, menjelaskan, pengiriman da’i Ramadhan tersebut melalui Program Kafilah Dakwah STID M Natsir yang merupakan program tahunan di bawah Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Pembinaan.

‘’Kegiatan ini dilaksanakan pada semester V Program Intensif selama 1-2 bulan yang bersifat wajib bagi setiap angkatan. Lokasi program ditentukan berdasarkan masukan dari peserta Kafilah Dakwah dan stake-holder kampus lainnya,’’ papar M Noer. Ia menambahkan, daerah yang dipilih terkategori daerah pedesaan, pedalaman, muslim minoritas, daerah transmigrasi, perbatasan, dan daerah yang secara umum minus kondisinya.

Pengelepasan Kafilah Dakwah dilakukan pada Senin, 8 Juni 2015, di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia, Jakarta Pusat.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia KH Syuhada Bahri, Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Dakwah Ade Salamun, dan para peserta Program Kafilah Dakwah.

Penglepasan da’i Ramadhan juga dilakukan pada Selasa, 9 Juni 2015, di kantor BNI Syariah, Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri KH Syuhada Bahri dan Direktur Risiko dan Kepatuhan BNI Syariah Acep Riana Jayaprawira serta Bambang Sutrisno, Ketua Yayasan Hasanah Titik.

Pada penglepasan itu, Manajemen Masjid Baitul Ihsan dan BNI Syariah menyerahkan bantuan dana untuk membiayai Program Kafilah Dakwah.

Selanjutnya, sebanyak 38 da’i mahasiswa STID Natsir Jakarta akan ditempatkan di daerah Lampung Timur dan Sambas, Kalimantan Barat. Sedang 25 mahasiswi mendampingi warga di daerah Subang, Jawa Barat. ‘’Sebanyak 12 mahasiswa STID Natsir Surabaya akan bertugas di sejumlah daerah di Jawa Timur,’’ ungkap Ketua LAZIS Dewan Dakwah Jawa Timur, Ustadz Sudarno Hadi.

Ketua LAZIS Dewan Dakwah Lampung, Ustadz Sonhaji, mengatakan, 15 mahasiswa ADI Lampung diterjunkan ke daerah Kabupaten Pesawaran.

‘’Para da’i mahasiswa bertugas membina spiritual masyarakat setempat, juga melakukan advokasi kebutuhan sosial-ekonominya. Khusus Ramadhan, mereka mengajak warga setempat menghidupkan Ramadhan dengan amal ibadah,’’ terang Ketua STID Mohammad Natsir, Ustadz Misbahul Anam.

Sebelum diberangkatkan jelang awal Ramadhan ini, para peserta Program Kafilah Dakwah mengikuti pelatihan pembekalan yang diselenggarakan di kampus masing-masing dan LAZIS Dewan Dakwah. Materi pelatihan meliputi orientasi dan pemetaan dakwah, komunikasi massa, penyusunan progress and reporting, dan pelatihan lifeskill praktis.

Untuk mendukung kerja dakwah para da’i pedalaman tersebut, LAZIS Dewan Dakwah mengajak masyarakat menyalurkan zakat dan infak melalui program-program seperti ifthor (bukber) Ramadhan, santunan sembako, bingkisan Idul Fitri, wakaf Qur’an, pelatihan ketrampilan, pesantren kilat, dan Mabit I’tikaf Lailatul Qodar.(nurbowo)